ORACLE
PENDAHULUAN
Latar belakang
Basis data (bahasa Inggris: Database), atau sering pula
dieja basisdata, adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer
secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer
untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang
digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem
manajemen basis data (Database management system, DBMS). Sistem basis data
dipelajari dalam ilmu informasi.
Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari
catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki
penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan
ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data,
dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi
skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis
data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model
relasional, yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk
tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan
kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam
model ini, hubungan antar tabel diwakili denga menggunakan nilai yang sama
antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan model jaringan
menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel.
Ada empat peranan dalam database yaitu Data Administrator
(DA), Database Administrator (DBA), Database Designers (Logical and Physical),
Application Programmers, dan End Users (naive and sophisticated)
Dalam perkembangannya, database mengalami beberapa kali
perubahan generasi, yaitu dimulai dengan generasi pertama, yang menggunakan
hirarki dan network. Generasi kedua, menggunakan metode relasional, dan
Generasi ketiga, menggunakan objek relasional dan objek orientied.
Ada beberapa keuntungan dalam menggunakan DBMS, yaitu:
• Mengurangi duplikasi data
• Data yang dimiliki konsisten
• Banyak informasi dari data yang sama
• Berbagi data
• Mengembangkan data yang sudah terintegrasi
• Bertambahnya keamanan data
• Sesuai dengan standartisasi
• Skala ekonomi, Akurat, tepat waktu, dan relevan
dibandngkan
• dengan membuang-buang biaya.
• Menyeimbangi dengan permasalahan kebutuhan
• Data yang dapat dipertanggungjawabkan
• Produktifitas
• Pemeliharaan data dapat dilakukan dengan bebas
• Backup, dan Pengembalian data yang rusak dapat dilakukan
Sedangkan kelemahan atau kerugian dalam menggunakan DBMS,
yaitu:
• Kompleksitas
• Kapasitas daya tampung, apabila data sudah sangat besar
sekali.
• Biaya DBMS
• Biaya hardware
• Dampak dari kesalahan cara kerja
Ada banyak program dari database, diantaranya yaitu My SQL,
PostgreSQL, Microsoft SQL server, dan Oracle. Berikut penulis akan membahas
tentang oracle.
Sejarah Singkat Oracle
Basis data Oracle adalah basis data relasional yang terdiri
dari kumpulan data dalam suatu sistem manajemen basis data RDBMS. Perusahaan
perangkat lunak Oracle memasarkan jenis basis data ini untuk bermacam-macam
aplikasi yang bisa berjalan pada banyak jenis dan merk perangkat keras komputer
(platform).Basis data Oracle ini pertama kali dikembangkan oleh Larry
Ellison, Bob Miner dan Ed Oates lewat perusahaan konsultasinya
bernama Software Development Laboratories (SDL) pada tahun
1977. Pada tahun 1983, perusahaan ini berubah nama menjadi Oracle
Corporation sampai sekarang.
. Perusahaan ini berkonsentrasi pada pembuatan database server
di mainframe. Kisah sukses Oracle Corp terkait dengan sejarah dan teori
database relasional. Teori database relasional diperkenalkan hampir secara
simultan oleh Edgar F. Codd (dalam artikelnya yang terkenal Large shared data
banks) dan seorang penemu lain yang kurang dikenal, pada tahun 1969. IBM adalah
perusahaan pertama yang menerapkan model relasional ini dalam bahasa SQL,
dengan produknya DB2. Sayangnya IBM agak ragu akan keampuhan SQL dan model
relasional (nantinya akan berpengaruh pada ketertinggalan IBM di pasar
database-server sistem operasi Unix dan Windows).
Larry melihat perkembangan teori model relasional dan
implementasi database relasional dalam DB2. Ia yakin bahwa model relational
adalah “way of the future” dan memutuskan untuk mengimplementasikan model
relasional di produk Oracle. Sebelumnya produk database Oracle memakai model
nonrelasional. Oracle menjadi pesaing kuat bagi IBM dalam pasar database server
di mainframe, terutama database bermodel relasional.
Sekitar pertengahan tahun 1980an, Larry mendiversifikasi
produk Oracle (versi 6.x) keluar mainframe, yakni ke sistem operasi Unix.
Selanjutnya tahun 1996 Oracle Corp mendiversifikasi Oracle (versi 7.x) ke
sistem operasi Novell Netware, Windows NT, dan Linux (versi 8.x, tahun 1997). Mulai
pertengahan tahun 1990an Oracle Corp mulai membuat juga produk-produk
nondatabase-server seperti application server (WebDB, OAS), development tools
(Oracle Developer, Oracle Designer), dan application suite (Oracle Apps).
PEMBAHASAN
ORACLE
Pengertian Oracle
Oracle adalah relational database management system (RDBMS)
untuk mengelola informasi secara terbuka, komprehensif dan terintegrasi. Oracle
Server menyediakan solusi yang efisien dan efektif karena kemampuannya dalam
hal sebagai berikut:
•
Dapat bekerja di lingkungan client/server (pemrosesan tersebar)
•
Menangani manajemen space dan basis data yang besar
•
Mendukung akses data secara simultan
•
Performansi pemrosesan transaksi yang tinggi
•
Menjamin ketersediaan yang terkontrol
•
Lingkungan yang terreplikasi
Database merupakan salah satu komponen dalam teknologi
informasi yang mutlak diperlukan oleh semua organisasi yang ingin mempunyai
suatu sistem informasi yang terpadu untuk menunjang kegiatan organisasi demi
mencapai tujuannya. Karena pentingnya peran database dalam sistem informasi,
tidaklah mengherankan bahwa terdapat banyak pilihan software Database
Management System (DBMS) dari berbagai vendor baik yang gratis maupun yang
komersial. Beberapa contoh DBMS yang populer adalah MySQL, MS SQL Server,
Oracle, IBM DB/2, dan PostgreSQL.
Oracle merupakan DBMS yang paling rumit dan paling mahal di
dunia, namun banyak orang memiliki kesan yang negatif terhadap Oracle.
Keluhan-keluhan yang mereka lontarkan mengenai Oracle antara lain adalah
terlalu sulit untuk digunakan, terlalu lambat, terlalu mahal, dan bahkan Oracle
dijuluki dengan istilah “ora kelar-kelar” yang berarti “tidak selesai-selesai”
dalam bahasa Jawa. Jika dibandingkan dengan MySQL yang bersifat gratis, maka
Oracle lebih terlihat tidak kompetitif karena berjalan lebih lambat daripada
MySQL meskipun harganya sangat mahal.
Namun yang mereka tidak perhitungkan adalah bahwa Oracle
merupakan DBMS yang dirancang khusus untuk organisasi berukuran besar, bukan
untuk ukuran kecil dan menengah. Kebutuhan organisasi berukuran besar tidaklah
sama dengan organisasi yang kecil atau menengah yang tidak akan berkembang
menjadi besar. Organisasi yang berukuran besar membutuhkan fleksibilitas dan
skalabilitas agar dapat memenuhi tuntutan akan data dan informasi yang
bervolume besar dan terus menerus bertambah besar.
Pengembangan perangkat lunak Oracle:
Alat Oracle Corporation untuk aplikasi berkembang termasuk
(antara lain):
•
Oracle Designer
•
Oracle Developer-yang terdiri dari Oracle Form, Oracle Penemu dan Oracle Laporan
•
Oracle jdeveloper
•
Netbeans
•
Oracle Application Express – juga dikenal sebagai APEX
•
Oracle SQL Developer
•
Oracle SQL Plus
•
Lembar Kerja
•
OEPE, Oracle Enterprise Pack untuk Eclipse.
alat-alat eksternal dan pihak ketiga Banyak membuat
tugas-tugas database administrator Oracle lebih mudah.
Persaingan produk Oracle Database
Pesaing dari perangkat lunak Oracle adalah:
•
IBM: DB2, Informix, UDB
•
Microsoft SQL Server
•
Teradata (data warehousing dan business intelligence)
•
Software AG: Adabas
•
Sybase.
Oracle dan IBM menekankan pada platform menengah seperti
UNIX dan Linux, sementara Microsoft cenderung meraih pasar untuk kelas rendah
(Microsoft Windows platforms). Basis data Oracle juga bersaing dengan basis
data sumber-terbuka (open-source relational databases), seperti PostgreSQL,
Firebird, dan MySQL. Perangkat lunak EnterpriseDB yang berbasis PostgreSQL,
belum lama ini mengumumkan fitur yang kompatibel dengan Oracle dengan harga
yang sangat wajar dan murah.
Oracle mendominasi pasar database server, hal ini mungkin
didasarkan kepada banyak perusahaan berskala besar mengunakan Oracle dalam
mengelola datanya. Perusahaan Oracle didirikan pada tahun 1977 oleh tiga orang
programmer, Bob Miner, Ed Oates dan Larry Ellison yang menjabat sebagai CEO
(Chief Executive Officer). Konon, dari ketiga programmer tersebut, Larry adalah
yang ‘nomor 3′ dalam programming. Larry lebih sering (dan lebih senang)
mengerjakan pemasaran, dan drop out dari kuliah karena keasyikannya di Oracle.
Perusahaan ini berkonsentrasi pada pembuatan database server di mainframe.
Kisah sukses Oracle Corp terkait dengan sejarah dan teori database relasional.
Larry Ellison penemu Software Development Laboratories Tahun
1977. Tahun 1979 SDL dirubah menjadi RSI memperkenalkan produk Oracle Versi 2
sebagai awal produk komersial relational database system. Versi ini tidak
mendukung transaksi tapi menerapkan basic SQL untuk query dan joins. RSI tidak
pernah meluncurkan versi 1 sementara versi 2 di anggap sebagai trik marketing.
Tahun 1983 RSI merubah namanya menjadi oracle corporation..
Dalam bidangnya, Oracle memiliki beberapa layanan,
diantaranya ialah:
-
Oracle Academy (pelatihan dalam komputasi dan perdagangan dalam kemitraan
dengan lembaga pendidikan)
-
Oracle Consulting
-
Oracle University (pelatihan dalam produk-produk Oracle)
-
Program Sertifikasi Oracle
-
Oracle On Demand (penawaran SaaS)
-
Oracle Dukungan
Kekurangan Dan Kelebihan Dari Oracle
Fleksibilitas adalah kemampuan untuk menyesuaikan diri
dengan berbagai kebutuhan dan kondisi khusus yang dapat berubah-ubah. Sebagai
contoh, organisasi yang besar membutuhkan server yang terdistribusi dan
memiliki redundancy sehingga pelayanan bisa diberikan secara cepat dan tidak
terganggu jika ada server yang mati. Organisasi tersebut juga mempunyai
berbagai macam aplikasi yang dibuat dengan beragam bahasa pemrograman dan
berjalan di berbagai platform yang berbeda. Oracle memiliki banyak sekali fitur
yang dapat memenuhi tuntutan fleksibilitas dari organisasi besar tersebut.
Berbagai fitur tersebut membuat Oracle menjadi DBMS yang rumit dan sulit untuk
dipelajari, namun itu adalah harga yang harus dibayar untuk mendapatkan
fleksibilitas yang dibutuhkan dalam sistem informasi di organisasi yang
berukuran besar.
Skalabilitas mengacu pada kemampuan untuk terus berkembang
dengan penambahan sumber daya. Organisasi yang besar harus mampu melakukan
transaksi data dalam volume yang besar dan akan terus bertambah besar. Jika
dijalankan hanya pada satu server saja, MySQL memang bisa berjalan lebih cepat
daripada Oracle. Namun jika satu server sudah tidak bisa lagi menangani beban
yang terus bertambah besar, kinerja MySQL mengalami stagnasi karena keterbatasan
server tersebut. Namun Oracle mendukung fitur Grid yang dapat mendayagunakan
lebih dari satu server serta data storage dengan mudah dan transparan. Hanya
dengan menambahkan server atau data storage ke dalam Oracle Grid, maka kinerja
dan kapasitas Oracle dapat terus berkembang untuk mengikuti beban kerja yang
terus meningkat.
Demikianlah salah satu (atau dua) keunggulan dari Oracle.
Tidaklah mengherankan bahwa meskipun Oracle merupakan DBMS yang paling rumit
dan paling mahal di dunia, perusahaan-perusahaan besar memilih Oracle dan tidak
menggunakan DBMS seperti MySQL yang gratis karena mereka membutuhkan
fleksibilitas dan skalabilitas dalam sistem informasi yang mereka gunakan.
PENUTUP
Kesimpulan
Dari latar belakang dan pembahasan diatas tentang database
oracle, maka dapat disimpulkan bahwa:
11.
Konsep dasar dari basis data adalah
kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis
data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di
dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili
suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut.
22.
Dalam menggunakan dan memanfaatkan
DBMS, ada keuntungan dan kerugiannya.
33.
Ada empat peranan dalam database
yaitu Data Administrator (DA), Database Administrator (DBA), Database Designers
(Logical and Physical), Application Programmers, dan End Users (naive and
sophisticated)
44.
Database sangat berguna dan
bermanfaat bagi kehidupan manusia, karena dapat meringankan dan mempermudah
kegiatan dalam membuat dan mengumpulkan data.
55.
Database tidak hanya si-Oracle saja,
tapi masih banyak program lainnya.
66.
Oracle merupakan software database
yang banyak dipakai di perusahaan besar di seluruh dunia saat ini. Software ini
juga banyak diminati oleh para konsultas pembuat aplikasi yang berkaitan dengan
database. Sistem keamanannya yang handal membuat para professional yang
berkecimpung dalam dunia database lebih memilih oracle sebagai perangkat untuk
menunjang kegiatan bisnis mereka.
77.
Disamping sistem security yang handal, Oracle
merupakan software database yang bisa menampung serta mengelola data dengan
kapasitas yang sangat besar serta dapat mengaksesnya dengan sangat cepat pula.
Sintaks SQL nya yang hampir seluruhnya telah memenuhi standart ANSI-92 lebih
memudahkan para programmer database dalam membangun aplikasi baik dari sisi
„back end‟ maupun dari sisi „front end‟.
88.
Basis data Oracle juga bersaing
dengan basis data sumber-terbuka (open-source relational databases), seperti
PostgreSQL, Firebird, dan MySQL. Perangkat lunak EnterpriseDB yang berbasis
PostgreSQL, belum lama ini mengumumkan fitur yang kompatibel dengan Oracle
dengan harga yang sangat wajar dan murah.
99.
Fleksibilitas adalah kemampuan untuk
menyesuaikan diri dengan berbagai kebutuhan dan kondisi khusus yang dapat
berubah-ubah. Sebagai contoh, organisasi yang besar membutuhkan server yang
terdistribusi dan memiliki redundancy sehingga pelayanan bisa diberikan secara
cepat dan tidak terganggu jika ada server yang mati.
110.
Skalabilitas mengacu pada kemampuan
untuk terus berkembang dengan penambahan sumber daya. Organisasi yang besar
harus mampu melakukan transaksi data dalam volume yang besar dan akan terus
bertambah besar. Jika dijalankan hanya pada satu server saja, MySQL memang bisa
berjalan lebih cepat daripada Oracle. Namun jika satu server sudah tidak bisa
lagi menangani beban yang terus bertambah besar, kinerja MySQL mengalami
stagnasi karena keterbatasan server tersebut. Namun Oracle mendukung fitur Grid
yang dapat terus berkembang untuk mengikuti beban kerja yang terus meningkat.
Saran
Semoga dengan dibuatnya makalah ini, akan dapat meningkatkan
wawasan kita(penulis dan pembaca), sehingga menghadapi perkembangan zaman yang
semakin pesat ini, kita sebagai bangsa Indonesia, bukanlah orang-orang yang
awam akan teknologi.
Penulis juga memohon maaf, apabila dalam penulisan makalah
ini ada kekurangan dan kesalahan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar